Wednesday, April 2, 2014

Kisah sebuah kotak telepon

Disudut malam, dimana sebuah tempat bernama Peoria.
21.31 GMT -08


http://foursessonpress.com



"kamu bahagia ga ?"

"ya lumayan lah daripada menangis"
"kamu ngapain aja disana?"
"aku mencoba hidup sesuai dengan naluriku sendiri"
"oh gitu"
"kalau kamu ?"
"aku masih belajar untuk berjalan kedepan, walau setengah hati untuk melihat kebelakang sejenak"
"masih juga...."
"iya masih.."
"kapan kamu berubah?"
"ini sedang mau berubah.."
"yaudah secepatnya berubahlah"
"aku perlu waktu, kan pepatah bilang, belajarlah dari sejarah. karena akan terus berulang"
"kabar kamu gimana?"
"aku sekarang sudah gendut tiada tara, kumisan, berjanggut, sudah tidak bisa berdiri lama"
"rambutmu sudah memutih tidak?"
"aku sekarang botak, mungkin iya kalau ada"
"suaramu tidak berubah tapi"
"iya, hanya suara yang tidak berubah, kamu sendiri gimana?"
"aku, masih terbaring bertahun-tahun"
"tapi masih cantik kan?"
"masih, tapi diantara lekukan keriput"
"yang penting masih cantik"
"kamu kapan kesini?"
"nanti deh, aku mau melihat anak kita menikah dulu"
"oh, sudah punya pacarkah dia? seperti apa wajahnya sekarang?"
"persis seperti kamu, hanya lebih kurus"
"kurus seperti kamu dulu?"
"iya.. kurus seperti aku"
"kamu sudah makan?"
"sudah, aku makan roti gandum campur telur setengah matang kesukaan kamu"
"aku harus pergi, sudah habis waktunya"
"yasudah, kamu baik-baik disana ya"
"iya, doakan aku ya"
"pasti"
"oke sayang.. aku tunggu kamu disini ya"
"iya. salam untuk malaikat disana"
"tut..tut..tut..tut...


Sometime, everything that we want, isn't what we need. Love could be happiness, but if in a the wrong way, can be deadly.
how we know that we are in the wrong way and how love make me happy.
Love not know time, at least love make a time.
Love is what we need, even there some wrong way to get it, it make us happy.
That what we love, is something that not know a time, and be there forever.

love your dream, love your passion, love people that love you to.

Love April,


5 comments:

wi3nd said...

love it all as you can love,,,

ini knapa tiba2 jadi nangis ya baca tulisan jimmy.. :(

dan cinta memang ya jimm...* no a reason for love..

wi3nd said...

balik lagi jim..

baca tentang jimmy =>> takut air , berarti ga pernah mandi jum? :P hahahah

**peacee ahh,,,,

Jimmy Kokong said...

(-_______-")

mak beL said...

Baca berkali-kali percakapannya. Tapi tetap bingung dengan relasi pesan moral di bawahnya.

Knp dsb "wrong way" sih Jim ???!! *bingung*

Jimmy Kokong said...

jangankan mba, saya aja bingung... ^_^